Motor Roda Heliks Poros Paralel seri RP
| Model | RP33, RP43, RP63, RP73, RP83, RP93, RP103, RP123 |
| Perbandingan | 5.36~14526 |
| Daya masukan | 0.12KW~95KW |
| Torsi keluaran | Hingga 18000 Nm |
KETERANGAN
Penggerak MRD Motor roda gigi heliks poros paralel seri RP banyak digunakan untuk industri otomotif, industri bir dan minuman, industri ringan, peralatan penyimpanan rebotik, industri kimia kayu, dan mesin papan buatan, mesin tembakau, makanan, metalurgi, industri bahan bangunan, pulp&kertas, teknologi pelabuhan dan lingkungan, dll.
KARAKTERISTIK
- Mengadopsi desain yang dioptimalkan— kombinasi modular, ukurannya kecil
- Keluaran vertikal —Menghemat ruang
- Efisiensi tinggi, hingga 97% dengan torsi keluaran besar dan start stabil
- Roda gigi tahan lama dengan masa pakai yang lama
- Fungsi operasi maju dan mundur
- Dipadukan dengan berbagai motor
- Gearbox dapat dikombinasikan dengan penggerak kecepatan variabel mekanis dan sebagai motor variabel step less
- Cocok dengan penggerak frekuensi variabel untuk mengontrol kecepatan dan torsi keluaran
Data Teknis
- Rasio: 5,36~14526
- Tenaga Motor: 0,12 KW~95 KW
- Pemasangan: Dipasang di kaki, Dipasang di flensa, Dipasang di lengan torsi
- Poros Keluaran: Poros padat, Poros berongga
Poin-Poin Penting Seleksi:
Harus diperhatikan bahwa faktor pelayanan fB (Lihat tabel di bawah), kecepatan keluaran dan daya motor saat memilih motor roda gigi heliks poros paralel seri RP. Faktor pelayanan fB menunjukkan aplikasi dan kondisi kerja untuk mesin yang bekerja. Jika ingin roda gigi peredam kecepatan awet, faktor servis aktual mesin bekerja fhal harus lebih rendah dari fB, itu adalah fhal < FB.
FB: Faktor servis maksimal dari motor diarahkan
Fhal: Faktor servis aktual dari mesin yang bekerja
| Jam tayang per hari | 4 jam | 8 jam | 16 jam | 24 jam |
| Frekuensi mulai per jam | <10 10-200 <200 | <10 10-200 <200 | <10 10-200 <200 | <10 10-200 <200 |
| Beban Seragam | — 0.8 1 | 0.9 1 1.1 | 1 1.1 1.2 | 1.2 1.3 1.5 |
| Beban kejut sedang | 1 1.1 1.3 | 1.1 1.2 1.3 | 1.2 1.4 1.5 | 1.4 1.5 1.6 |
| Beban kejut yang berat | 1.3 1.4 1.5 | 1.4 1.5 1.6 | 1,5 1,6 1,7 | 1.6 1.7 1.8 |
Jenis dan Penunjukan
Model yang tersedia:
RPAF63-10-112B5-B3
RPA73-61.07-AM90B5-Y-1.1KW-4P-M1-J2-H1
RPVF73-47-AM112B5(YVPEJ-4KW-4P)-B5
RPA93-30.39-(YZPE160M-4P)
RPVF43-20-90B5
RPVF43-45-90B5
RP63-11(14-43)-D22
RPVF43-35-AM90B5-B5
RPA73-31.51-(YS1-112M-4P)-M1
RPA83-45.28-AM132B5-B5
RP83-110-YVPEJ-3KW-4P-B3-J1-Q
RPVF43-28.3-AM90B5-B5
RPAV63-60.41-YEJ-0.75KW-4P-B3-J2
RPVF43-35-AM90B5-YVPEJ-1.1KW-4P-B5(EC25)
RPA93-30.39-(YZPE160M-4P)
RPA93-30.39-(YZPE160M-4P)
Penjelasan Simbol:
DA: Kaki dipasang,; poros berongga
F: flensa B5 terpasang; poros padat
FV: flensa B5 terpasang; poros berongga spline
AV: lengan torsi terpasang; poros berongga spline
ZV: flensa B14 terpasang; poros berongga spline
OS: Mode lubang masukan
—————————————————————–
D: Kaki dipasang; poros padat
DV: Kaki dipasang; poros berongga spline
FA: flensa B5 terpasang; poros berongga
AT: Lengan torsi terpasang; poros berongga
ZA: flensa B14 dipasang; poros berongga
ZS: Mode poros masukan





